* the me *
me...i am a dreamer,that got stuck in a mind of a cynic

* tag *


* link *
surrils
sinds
nands
cheers
r u n
pani
ovy
adis aneh
andrei
penggambar mimpi

* archives *
10/01/2003 - 11/01/2003
11/01/2003 - 12/01/2003
12/01/2003 - 01/01/2004
02/01/2004 - 03/01/2004
03/01/2004 - 04/01/2004
04/01/2004 - 05/01/2004
08/01/2005 - 09/01/2005
11/01/2005 - 12/01/2005
01/01/2007 - 02/01/2007
02/01/2007 - 03/01/2007
03/01/2007 - 04/01/2007
04/01/2007 - 05/01/2007
05/01/2007 - 06/01/2007
06/01/2007 - 07/01/2007
07/01/2007 - 08/01/2007
08/01/2007 - 09/01/2007
09/01/2007 - 10/01/2007
10/01/2007 - 11/01/2007
12/01/2007 - 01/01/2008
01/01/2008 - 02/01/2008
02/01/2008 - 03/01/2008
03/01/2008 - 04/01/2008
04/01/2008 - 05/01/2008
05/01/2008 - 06/01/2008
07/01/2008 - 08/01/2008
08/01/2008 - 09/01/2008
10/01/2008 - 11/01/2008
01/01/2009 - 02/01/2009
02/01/2009 - 03/01/2009
04/01/2009 - 05/01/2009

* favorites *
Widget_logo
* credits *
design | LyLe
image | kasy
photobucket
macromedia dreamweaver mx
adobe photoshop cs2

do not remove the credits!
remove it and u'll ded

* Thursday, April 02, 2009 *
A WOMAN SHOULD HAVE ....
enough money within her control to move out
and rent a place of her own even if she never wants
to or needs to...
A WOMAN SHOULD HAVE ....
something perfect to wear if the employer or date of her
dreams wants to see her in an hour...
A WOMAN SHOULD HAVE ...
a youth she's content to leave behind....
A WOMAN SHOULD HAVE ....
a past juicy enough that she's looking forward to
retelling it in her old age....
A WOMAN SHOULD HAVE .....
a set of screwdrivers, a cordless drill, and a black
lace bra...
A WOMAN SHOULD HAVE ....
one friend who always makes her laugh... and one who
lets her cry...
A WOMAN SHOULD HAVE ....
a good piece of furniture not previously owned by anyone
else in her family...
A WOMAN SHOULD HAVE ....
eight matching plates, wine glasses with stems, and a
recipe for a meal that will make her guests feel honored...
A WOMAN SHOULD HAVE ....
a feeling of control over her destiny...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
how to fall in love without losing herself..
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
HOW TO QUIT A JOB,
BREAK UP WITH A LOVER,
AND CONFRONT A FRIEND WITHOUT RUINING THE FRIENDSHIP...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
when to try harder... and WHEN TO WALK AWAY...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
that she can't change the length of her calves,
the width of her hips, or the nature of her parents..
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
that her childhood may not have been perfect...but it's over...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
what she would and wouldn't do for love or more...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
how to live alone... even if she doesn't like it...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
whom she can trust,
whom she can't,
and why she shouldn't
take it personally...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
where to go...
be it to her best friend's kitchen table...
or a charming inn in the woods...
when her soul needs soothing...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
what she can and can't accomplish in a day...
a month...and a year...

— Pamela Redmond Satran


i am who i am
11:34 AM
* Thursday, February 19, 2009 *
why did you do that?don't u know that it hurts me?


____________________



nemu artikel ini tadi di newsweek:

You Never Call Me

Parents should think twice before pushing their children toward the altar. According to "Marriage: The Good, the Bad and the Greedy," a paper published by the American Sociological Association, married people are significantly less likely than the unmarried to visit their parents and siblings. Only 60 percent surveyed admitted contacting their parents in the past month, as compared with 80 percent of never-married respondents.

Only 30 percent said they'd socialized with friends in the same period, in contrast to 70 percent of unmarrieds.

The silver lining? Married couples are asking less of others: from 1985 to 2004, the number of people they confided in dropped by one third, while the amount of deep discussion with their spouses rose. Here's to wedded bliss—and isolation.



cheers!


i am who i am
11:34 AM
* Thursday, January 29, 2009 *
udah lama banget blog ini ga ditulisi secara layak. bukannya nggak punya waktu, tapi gue takut saat gue menulis, gue ga bisa berhenti dan mulai meluapkan terlalu banyak. karena gue ga punya waktu untuk luapan perasaan apapun saat ini.

tapi, gue cuma mau bilang, sepertinya dari beberapa waktu yang lalu gue akhirnya berhenti menjadi anak-anak. gue bukan lagi seorang cewek yang cukup beruntung untuk terus berpikir bahwa neverland itu ada dan bisa dipertahankan untuk tetap berada disana, the reality that i used to blocked had found its way in, karena mereka udah terlalu bosan dan marah ga dianggap sama gue, akhirnya mereka mendobrak masuk dan choose to stay here, permanently. celah untuk gue menganggap itu ga benar udah ketutup, and time to face the ugly truth was finally here.

so, here i am, a bitter grown up woman, yang akhirnya menyerah untuk terus duduk manis di tepi jendelanya. i've closed the curtain, so when the boy is eventually come, he'll only find a closed empty window with nobody waiting for him. im so sorry, but i've waited too long.

________

mungkin kalau ada yang baca tulisan ini, mereka bakal berpikir kalau hidup gue berantakan, atau kalau mau berpikir lebih buruk lagi, somebody ain't treat me rite. mungkin itu benar, mungkin juga salah.tapi ketidakbahagiaan terbesar gue disebabkan karena gue ga cukup berbesar hati untuk benar-benar menerima apa yang ada di depan gue sekarang.

gue ga bisa berhenti untuk terus melihat ke belakang, dan terus membandingkannya dengan apa yang ada di depan gue sekarang. sesuatu yang jauh, sesuatu yang ga lo punya, selamanya akan terlihat lebih indah dibanding apa yang ada di tangan lo. harusnya gue cukup bijak untuk menyadari hal itu, tapi gue ga bisa. dan karena itulah gue sulit untuk merasa bahagia, karena gue ga bisa mensyukuri apa yang gue punya.

gue ngerti 100% bahwa lo ga bisa selalu dapetin apa yang lo mau, gue dah cukup belajar banyak untuk ngeyakinin hal itu.
tapi sekarang, bahkan disaat gue sebenarnya ga tau apa yang gue bener2 mau, gue masih aja terus2an berharap sesuatu yang berbeda.mau sampe kapan coba?

gue kayak anak kecil bodoh yang terus2an berharap bakal kebangun dari mimpiburuknya. berharap gue membuka mata di suatu pagi dan hidup gue balik kayak dulu,saat gue masih bebas untuk bermimpi, dan bebas untuk menutup mata and pretending that im a child forever.

in order to be happy, i have to let go...
but sadly, that's the only thing that i cant do, meanwhile i dont know what im holding on to.
stupid.


i am who i am
11:22 AM
* Tuesday, January 20, 2009 *
hihihi, di tengah2 proses kehamilan dan menunggu si anak ini lahir, yang membuat gue paling ga sabar adalah bisa beli buku cerita yang banyak, hahahaha....

gue bisa milih2 dongeng sebelum tidur, sesuai selera gue dong pastinya secara si anak belum bisa ngomong. jadi nanti dia bakal punya banyak buku dongeng bergambar peri2 cantik, hahaha (oh semoga gue bisa tetap menjaga ke-straight-an anak gue sampe gede)

yah pokoknya bayangan bisa membeli buku cerita yang banyak bikin gue sangat excited, hhahahaha...


i am who i am
11:30 AM
* Wednesday, October 22, 2008 *
now, here i am, in twilight time. this time around always gives me a special feeling, like i can have my own spur of the moment.

but im too tired now *sigh* so i guess i'll catch up with u later


i am who i am
5:49 PM
* Monday, October 13, 2008 *
Hidup ini emang penuh ironi ya...ada orang2 yang sangat menginginkan sesuatu, tapi mereka ga bisa-bisa mendapatkannya.
Tapi ada juga orang yang ga mau, ga pengen, bahkan ga peduli,tapi ternyata mendapatkan hal2 yang diidam2kan oleh sebagian orang lain tadi.

Alangkah enaknya kalau kita bisa switch place with anybody we want,mungkin hidup akan terasa sedikit lebih mudah.

Jadi inget jaman kecil dulu, dilema terbesar paling adalah, mau makan apa ya?mau main apa ya?pakai baju yang pink atau yang kuning ya...
Untuk hal2 yang lebih besar dan berat, ada kedua orangtua yang siap memilihkannya untuk kita.

Waktu kuliah juga. Kebingungan gue yang paling gede rasanya cuma menentukan mata pelajaran apa yang diambil. Bingung milih antara mata pelajaran yang nggak terlalu gue suka, tapi banyak temen2 yang ngambil, atau milih mata pelajaran yang gue bener2 suka, tapi bisa dibilang tanpa temen.
DI hari2 lain, kebingungan gue paling cuma berkisar antara makhluk2 berkelamin laki2. Bimbang memutuskan siapa diantara para kodok2 itu yang bisa berubah jadi pangeran saat gue cium. Itupun adalah kebingungan yang menyenangkan.

Dilema gue saat ini, sama sekali ga menyenangkan. tapi lucunya, buat orang lain, apa yang gue alamin sekarang bisa jadi sesuatu yang sangat membahagiakan, mungkin sesuatu yang mereka tunggu2 sejak lama, dan sama sekali mereka ga memikirkan apa yang gue pikirinsaat ini.
Rasanya, kalau mengingat orang2 itu, gue merasa sangat berdosa karena menjadikan hal ini sebagai sebuah dilema.

boleh ga gue menjadi picik dan memilih untuk menyalahkan terciptanya dilema gue ke society.karena seandainya gue ada disociety yang beda,mungkin gue ga akan merasa sebingung ini.karena kalau secara pribadi sih, gue menikmati apa yang gue alami sekarang.walaupun harus secara jujur diakui, kalau ga tau, gue nggak akan menyadari apa2,hehehe.

ya segitu dulu aja.


i am who i am
11:25 AM
* Thursday, October 09, 2008 *
Pernah nggak lo merasakan bahwa seharusnya lo dah hancur berkeping-keping, dan lo terheran-heran menemukan diri lo masih utuh?
Atau pernah nggak lo berharap untuk 'tumbang' dan terkapar tak berdaya tanpa kesadaran apapun tentang segala hal yang sedang terjadi di sekeliling, bahkan di hidup lo?
Atau mungkin lo pernah berdoa diam-diam, berbisik pada Tuhan untuk mengambil hati lo, dan menyimpannya untuk sementara waktu. Sampai cangkang tubuh lo lebih kuat dan tahan banting, sehingga saat hati itu kembali dia nggak akan patah ataupun terluka.

Semalam gue berdoa sama Tuhan. Nggak, gue ga minta hati gue diambil, karena cuma itu yang gue punya, dan bisa bikin gue merasakan. Gue minta supaya Tuhan mau berbaik hati dan membiarkan gue tidur lebih lama. Mungkin terdengar picik dan pengecut, karena orang yang lebih berani akan meminta untuk nggak pernah terbangun lagi, tapi gue nggak punya nyali.

Gue cuma pengen rehat, dan beristirahat sejenak. Rasanya gue butuh untuk mengisi ulang energi gue.Untuk sementara aja, gue pengen berhenti jadi diri gue sendiri, or at least diri gue sekarang yang gue sendiri bahkan udah nggak ngenalin lagi gue siapa.


i am who i am
10:30 AM